Jumat, 15 Mei 2020

Stay at home

Nama : masni khairani pulungan
Nim: 1192171004
Kelas : PENMAS REG B 2019
Mata kuliah : komunikasi sosial


https://youtu.be/w26ScTJnvIU

Rabu, 06 Mei 2020

PENGERTIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT DAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT

nama : masni khairani pulungan
NIM : 11921007
kelas : PENMAs ReG B 2019
MK : Teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan masyarakat 


PENGERTIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT DAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT

A.    Istilah Umum

1.      Pendidikan Masyarakat diartikan sebagai layanan pendidikan yang diperuntukkan bagi masyarakat tanpa melihat perbedaan tingkat pendidikan, usia, status social, ekonomi, gama, suku dan kondisi mental fisiknya, yang mempunyai keinginan untuk menambah dan atau meningkatkan kompetensi untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

2.      Pendidikan Untuk Semua adalah sebuah gerakan global yang dipelopori oleh UNESCO, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar semua anak- anak, remaja dan orang dewasa pada tahun 2015. The movement was launched in 1990 at the jomtien, Thailand. Gerakan ini diluncurkan pada tahun 1990 pada konferensi dunia tentang pendidikan untuk semua di Jomtien, Thailand.

3.      Pendidikan Sepanjang Hayat ( lifelong education ) adalah bahwa pendidikan tidak berhenti hingga individu menjadi dewasa, tetapi tetap berlanjut sepanjang hidupnya.

4.      Education for sutainable development (EFSD) adalah pendidikan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, yaitu pendidikan yang memberi kesadaran dan kemampuan kepada semua orang terumama pada generasi mendatang.

5.      Perubahan social merupakan perubahan- perubahan yang terjadi pada lembaga- lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi system siosialnya, termasuk nilai, sikap- sikap social, dan pola perilaku di antara kelompok- kelompok dalam masyarakat.

B.     Pendidikan Formal dan Informal

1.      Pendidikan Nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksankan secara terstrukrur dan berjenjang.

2.      Dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang sikdisnas pasal 26 (1) disebutkan bahwa pendidikan non formal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan.

3.      Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.

4.      Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah lembaga yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat setempat yang secara khusus berkonsentrasi pada kegiatan pembelajaran.

C.     Layanan pembinaan Pendidikan Masyarakat

1.      Pendidikan keaksaraan

2.      Pendidikan kesetaraan 

3.      Pendidikan anak usia dini ( PAUD)

4.      Taman Kanak- Kanak ( disingka TK).

5.      Kelompok Bermain

6.      Taman Penitipan Anak ( TPA)

7.      Satuan PAUD sejenis ( SPS)

8.      Kursus dan pelatihan

9.      Pendidikan perempuan

10.  Pendidikan orang dewasa

11.  Taman bacaan masyarakat

12.  Budaya baca

 

D.Pengertian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat

Secara Akronim PKBM berarti pusat Kegiatan Belajar Masyarakat .Pemaknaan nama inipun dapat menjelaskan filosofi PKBM. Hal ini dapat dijelaskan secara lebih rinci sebagai berikut:

a.Pusat ,berarti bahwa penyelenggaraan PKBM haruslah terkelola dan terlembagakan dengan baik.hal ini sangat penting untuk efektivitas pencapaian tujuan,mutu penyelenggaraan kegiatan-kegiatan,efesiensi pemanfaatan sumber-sumber,sinergitas antar berbagai kegiatan dan keberlanjutan keberadaan PKBM itu sendiri.

b.Kegiatan, berarti bahwa di PKBM diselenggarakan berbagai kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat setempat.setempat ini juga berarti bahwa PKBM selalu dinamis ,kreatif, dan produktif melakukan berbagai kegiatan-kegiatan yang positif bagi masyarakat setempat.Kegiatan-kegiatan inilah yang merupakan inti dari keberadaan PKBM.

c.Belajar,berarti bahwa berbagai kegiatan yang diselenggarakan di PKBM haruslah merupakan kegiatan yang mampu memberikan terciptanya suatu proses transformasi dan peningkatan kapasitas serta perilaku anggota komunitas tersebut.

d.Masyarakat,berarti bahwa PKBM adalah upaya bersama suatu masyarakat untuk memajukan dirinya sendiri secara bersama-sama sesuai dengan ukuran-ukuran idealisasi  masyarakat itu sendiri akan makna kehidupan.Dengan demikian ciri-ciri suatu masyarakat akan sangat kental mewarnai suatu PKBM baik mewarnai tujuan-tujuannya,pilihan dan disain program dan kegiatan yang diselenggarakan, serta budaya yang dikembangkan dan dijiwai dalam kepemimpinan dan pengelolaan kelembagaannya.

E. beberapa Lampiran mengenai pendidikan masyarakat.

 


Selasa, 21 April 2020

menumbuhkan rasa semangat

Nama : Masni Khairani pulungan

Kelas : Reg B PENMAS 2019

MK : Komunikasi Sosial


6 Cara Menumbuhkann Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda

1. Refleksi sejarah
Salah satu Cara Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda adalah melakukan nafak tilas sejarah baik itu dengan melakukan perjalanan ke tempat-tempat bersejarah yang menjadi simbol perjuangan para pejuang bangsa. selain itu bisa juga dengan mempelajari sejarah melalui buku-buku yang menggambarkan perjuangan bangsa indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan atau bisa juga melalui pemutaran film dokumenter yang memperlihatkan betapa gigihnya pejuang bangsa dalam mewujudkan kemerdekaan.

2. Melalui upacara bendera
Sebagian siswa sejatinya belum memahami makna dari pelaksanaan upacar bendera yang dilakukan setiap hari senin. melalui kegiatan upacara bendera sebaiknya memberikan pemahaman tentang tujuan dilakukannya upacara bendera sehingga jiwa nasionalisme siswa semakin besar.

3. Memperkenalkan berbagai keragaman budaya bangsa
Dengan memperkenalkan berbagai keragaman budaya bangsa serta kekayaan sumber daya alam bangsa membuat para generasi muda akan merasa beruntung telah dilahirkan di indonesia sehingga muncul jiwa nasionalisme untuk menjaga keutuhan dan persatuan tanah air indonesia.

4. Melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan
Pendidikan kewarganeraan mengajarkan anak tentang bagaimana menjadi warga negara yang baik, taat terhadap aturan negara dan juga sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat patriotisme. jadi seorang guru bisa menanamkan jiwa nasionalisme pada siswa melalui pembelajaran PKn.

5. Melalui pengenalan tokoh sejarah
Tokoh sejarah juga bisa menjadi media untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme pada generasi muda bangsa misalkan dengan menceritakan bagaimana perjuangan tokoh tersebut dalam melawan penjajah dan mempertahankan keutuhan NKRI dari ancaman asing.

6. Memakai dan mencintai produk hasil produksi dalam negeri
salah satu Hal yang juga bisa menumbuhkan jiwa nasionalisme generasi muda adalah dengan menganjurkan untuk selalu menggunakan produk dalam negeri, sehingga muncul penghargaan tersendiri untuk tanah airnya.

Demikianlah 6 Cara Menumbuhkann Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda, namun masih banyak sebenarnya cara lain dalam Menumbuhkann Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda tinggal memilih dan memilah mana yang tepat dalam Menumbuhkann Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda.