Jumat, 15 Mei 2020
Stay at home
Rabu, 06 Mei 2020
PENGERTIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT DAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT
PENGERTIAN
PENDIDIKAN MASYARAKAT DAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT
A. Istilah
Umum
1. Pendidikan
Masyarakat diartikan sebagai layanan pendidikan yang diperuntukkan bagi
masyarakat tanpa melihat perbedaan tingkat pendidikan, usia, status social,
ekonomi, gama, suku dan kondisi mental fisiknya, yang mempunyai keinginan untuk
menambah dan atau meningkatkan kompetensi untuk meningkatkan kesejahteraan
hidupnya.
2. Pendidikan
Untuk Semua adalah sebuah gerakan global yang dipelopori oleh UNESCO, yang
bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar semua anak- anak, remaja dan orang
dewasa pada tahun 2015. The movement was
launched in 1990 at the jomtien, Thailand. Gerakan ini diluncurkan pada
tahun 1990 pada konferensi dunia tentang pendidikan untuk semua di Jomtien, Thailand.
3. Pendidikan
Sepanjang Hayat ( lifelong education ) adalah bahwa pendidikan tidak berhenti
hingga individu menjadi dewasa, tetapi tetap berlanjut sepanjang hidupnya.
4. Education
for sutainable development (EFSD) adalah pendidikan untuk mendukung pembangunan
berkelanjutan, yaitu pendidikan yang memberi kesadaran dan kemampuan kepada
semua orang terumama pada generasi mendatang.
5. Perubahan
social merupakan perubahan- perubahan yang terjadi pada lembaga- lembaga
kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi system siosialnya,
termasuk nilai, sikap- sikap social, dan pola perilaku di antara kelompok-
kelompok dalam masyarakat.
B. Pendidikan
Formal dan Informal
1. Pendidikan
Nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat
dilaksankan secara terstrukrur dan berjenjang.
2. Dalam
UU No. 20 Tahun 2003 tentang sikdisnas pasal 26 (1) disebutkan bahwa pendidikan
non formal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan
pendidikan.
3. Pendidikan
informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan
belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.
4. Pusat
Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) adalah lembaga yang dibentuk dan dikelola
dari, oleh dan untuk masyarakat setempat yang secara khusus berkonsentrasi pada
kegiatan pembelajaran.
C. Layanan
pembinaan Pendidikan Masyarakat
1. Pendidikan
keaksaraan
2. Pendidikan
kesetaraan
3. Pendidikan
anak usia dini ( PAUD)
4. Taman
Kanak- Kanak ( disingka TK).
5. Kelompok
Bermain
6. Taman
Penitipan Anak ( TPA)
7. Satuan
PAUD sejenis ( SPS)
8. Kursus
dan pelatihan
9. Pendidikan
perempuan
10. Pendidikan
orang dewasa
11. Taman
bacaan masyarakat
12. Budaya
baca
D.Pengertian
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
Secara
Akronim PKBM berarti pusat Kegiatan Belajar Masyarakat .Pemaknaan nama inipun
dapat menjelaskan filosofi PKBM. Hal ini dapat dijelaskan secara lebih rinci
sebagai berikut:
a.Pusat ,berarti bahwa penyelenggaraan
PKBM haruslah terkelola dan terlembagakan dengan baik.hal ini sangat penting
untuk efektivitas pencapaian tujuan,mutu penyelenggaraan
kegiatan-kegiatan,efesiensi pemanfaatan sumber-sumber,sinergitas antar berbagai
kegiatan dan keberlanjutan keberadaan PKBM itu sendiri.
b.Kegiatan, berarti bahwa di PKBM
diselenggarakan berbagai kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat
setempat.setempat ini juga berarti bahwa PKBM selalu dinamis ,kreatif, dan
produktif melakukan berbagai kegiatan-kegiatan yang positif bagi masyarakat
setempat.Kegiatan-kegiatan inilah yang merupakan inti dari keberadaan PKBM.
c.Belajar,berarti bahwa berbagai kegiatan
yang diselenggarakan di PKBM haruslah merupakan kegiatan yang mampu memberikan
terciptanya suatu proses transformasi dan peningkatan kapasitas serta perilaku
anggota komunitas tersebut.
d.Masyarakat,berarti bahwa PKBM adalah
upaya bersama suatu masyarakat untuk memajukan dirinya sendiri secara
bersama-sama sesuai dengan ukuran-ukuran idealisasi masyarakat itu sendiri akan makna
kehidupan.Dengan demikian ciri-ciri suatu masyarakat akan sangat kental
mewarnai suatu PKBM baik mewarnai tujuan-tujuannya,pilihan dan disain program
dan kegiatan yang diselenggarakan, serta budaya yang dikembangkan dan dijiwai
dalam kepemimpinan dan pengelolaan kelembagaannya.
E.
beberapa Lampiran mengenai pendidikan masyarakat.

